Senin, 24 Syawwal 1439 H / 9 Juli 2018
MUI Bogor Serukan Agar Pelawak Ini Bertaubat
Redaksi – Rabu, 27 Muharram 1437 H / 11 November 2015 07:00 WIB
Eramuslim.com
– Melihat pernyataan pelawak yang disebut ustadz bernama Maulana di
sebuah stasiun televisi hari Senin, (9/11) lalu, kita jadi tahu dan
semakin meyakinkan kaum muslimin bahwa orang ini bukanlah ustadz karena
gagal paham dalil-dalil yang ditetapkan Allah dalam Al Qur’an tentang
kepemimpinan. (Baca: Komedian Ini Bilang Urusan Kepemimpinan Tidak Usah Bawa-Bawa Agama)
Pendapat itulah yang disampaikan oleh ustadz Willyuddin A.R.Dhani
Ketua Komisi Penelitian Dan Pengkajian Aliran Sesat MUI Kota Bogor
(10/11).
Padahal masalah kepemimpinan dalam Islam langsung dijelaskan oleh
Allah dalam FirmanNYA lebih dari 5 ayat-ayatNYA dalam Al Qur’an. Sebut
saja salah satu diantaranya ayat berikut ini.”
Al-Mā’idah: 51 – “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu
mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu);
sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa
diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya
orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi
petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”
Juga dlm lanjutan FirmanNYA yang lain
Al-Mā’idah:57 – “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu
mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah
ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi
kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan
bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang
beriman.”
“Kalo dirujuk dari dua ayat tersebut saja sudah jelas kalau ustadz
gadungan tersebut jarang dan bahkan mungkin tidak pernah baca Al
Qur’an.” Ujarnya.
Kias dan analogi ustadz Maulana tentang kepempinan dalam Islam
digambarkan seperti pilot, jelas tidak nyambung dan semakin
menggambarkan kejahilan dirinyanya terhadap masalah agama.
Di akhir komentarnya ustadz Willyuddin A.R.Dhani memberikan pesannya,
“Tolong sampaikan kepada ustadz gadungan tersebut agar segera taubat
dan membuat pernyataan di TV yang sama untuk mencabut ceramah ngawurnya
tersebut dan meminta maaf kepada umat Islam, sebelum Allah melaknat dia
di akhir hayatnya atau Allah balikkan kepalanya jadi kaki, dan kakinya
jdi kepala”pungkasnya.(ts/panjimas)