Minggu, 18 September 2016

NASIONAL

JK Desak Gerakan Non-Blok Lakukan Reformasi Internal

Gerakan Non-Blok kini menghadapi tantangan abad ke-21.
 
JK Desak Gerakan Non-Blok Lakukan Reformasi Internal
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi keterangan di Pulau Margarita, Venezuela. (Kementerian Luar Negeri RI)

VIVA.co.id – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, dalam sesi debat umum Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok (KTT GNB) di Pulau Margarita, Venezuela, mendesak GNB, yang telah berusia 55 tahun, melakukan reformasi internal.
Menurut JK, hal itu dikarenakan bangsa-bangsa GNB saat ini sudah tak lagi menghadapi ancaman perang dingin seperti saat GNB dibentuk. Hal yang dihadapi 120 negara anggota GNB saat ini adalah tantangan abad ke-21.
"Saya perlu tegaskan bahwa terdapat kebutuhan mendesak bagi Gerakan Non-Blok untuk melakukan reformasi internal," ujar JK dalam keterangan tertulis Kementerian Dalam Negeri yang diterima VIVA.co.id pada Minggu, 18 September 2016.
Menurut JK, reformasi, tidak perlu dilakukan dengan mengubah prinsip dan nilai-nilai dasar GNB. Prinsip-prinsip dan nilai dasar itu masih relevan diterapkan supaya memberi keberhasilan bagi para anggota GNB menghadapi tantangan abad ke-21.
Namun, JK memberi penekanan, prinsip dan nilai dasar harus tetap difokuskan pada kerja sama multilateralisme. GNB harus meningkatkan kontribusinya di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), khususnya dalam mempromosikan penyelesaian sengketa secara damai.
Selain itu, JK juga mendorong GNB memperkuat budaya perdamaian global (global culture of peace), khususnya melalui dialog antarperadaban. JK juga berpandangan GNB harus memperkuat tata kepemerintahan (good governance) dan demokrasi yang dapat berpengaruh terhadap upaya meminimalkan potensi terorisme, radikalisme, dan ekstremisme.
Terakhir, JK berpesan supaya sesama negara anggota GNB meningkatkan kerja sama pembangunan, khususnya melalui kerja sama Selatan - Selatan. Hal itu penting dalam rangka pencapaian Agenda Pembangunan 2030.
“Prinsip dan nilai-nilai dasar GNB masih sangat relevan. Jika diterapkan secara benar, akan memberi keberhasilan bagi GNB dalam menghadapi berbagai tantangan di abad ke-21 dan mencapai visinya,” ujar JK.
Rangkaian KTT GNB ke-17, berlangsung pada tanggal 13 hingga 18 September 2016. Sementara, pertemuan tingkat kepala negara dan pemerintahan berlangsung antara tanggal 17 hingga 18 September 2016. KTT GNB mengambil tema ‘Perdamaian, Kedaulatan, dan Solidaritas untuk Pembangunan’.
(mus)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar